Breaking News

UPZ Mushola An Nur Rejasari Bantu Korban Lakalantas dan Sosialisasi Perisai BPJamsostek Pekerja Informal (BPU

 


BANYUMAS || JERAT HUKUM NEWS 

Sebagai seorang takmir mushola, relawan Baznas, relawan kemanusiaan dan Penasehat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mushola An Nur Rejasari Kecamatan Purwokerto Barat yang senantiasa bersama-sama pengurus UPZ An Nur bertugas menasehati, membina, mengawal, mengayomi, dan melayani masyarakat terkait dengan pengumpulan, pengelolaan, pentasarufan atau pemanfaatan dana Zakat Infaq dan Shadaqah (ZIS),

Ustadz Daryanto, nampak benar-benar menerapkannya di kehidupan sehari-hari, semangat, tekun dan rajin dalam melayani masyarakat. Seperti yang terlihat, pada hari ini Kamis (08/02/2024) bertepatan dengan peringatan Isra Miraj (27 Rajab 1445 H), 

Penasehat, Ketua, Bendahara dan pengurus UPZ An Nur, melaksanakan silaturrahmi kerumah salah satu warga Rejasari, untuk mendo'akan, menyemangati dan menyerahkan bantuan uang tunai, kepada korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi pada hari Jum'at (02/02/2024) di dekat pompa bensin Kalibogor, Purwokerto Barat.

Penyerahan bantuan oleh Ustadz Daryanto, kepada Toipah korban laka lantas, yang keseharianya berjualan jamu gendong keliling, didampingi suami tercinta Zainal Abidin, yang keseharianya berjualan es di sekolah / madrasah, disaksikan oleh Putrinya, dan juga ketua, bendahara UPZ An Nur Rejasari, bertempat di rumah Toipah Rejasari Kecamatan Purwokerto Barat. Dan Bantuan bersumber dari ZIS masyarakat yang dikelola oleh UPZ An Nur.

Saat ramah tamah silaturrahmi, Ustadz Daryanto menuturkan laka lantas itu menyebabkan seorang ibu-ibu yang mengendari sepeda motor, habis mengisi bensin dan mau pulang setelah berjualan jamu keliling, menderita luka di bagian kaki kiri dan dipasang pen di salah satu rumah sakit terdekat, sempat dirawat inap selama 3 hari 3 malam, saat ini rawat jalan dan masa penyembuhan, mendapatkan bantuan penanganan medis di rumah.

"Untuk kondisi korban tersebut mengalami luka di bagian kaki kiri, dan dilakukan pemasangan pen, setelah mengalami benturan, namun untuk saat ini korban sudah rawat jalan dan masa pemulihan di rumah," terang Penasehat UPZ An Nur.

Atas kejadian itu, Ustadz Daryanto mengingatkan lagi ke masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berkendara dan tetaplah mematuhi aturan berlalu lintas, dan bersama pengurus UPZ mengantarkan bantuan uang tunai, semoga bermanfaat dan berharap bisa meringankan kebutuhan selama belum bisa berjualan jamu, dan karena adanya dukungan, partisipasi penuh para muzakki, munfiq, masyarakat, donatur, serta mitra Baznas yang terus berkomitmen menjalankan amanah agama dalam kehidupan.

"Saya juga menekankan pentingnya pentingnya tata kelola dana zakat, infak, dan sedekah dengan menerapkan prinsip 3A, yakni aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI, dan saya tambahkan khusus UPZ An Nur harus belajar tertib Administrasi serta transparan" tegasnya.

Ustad Daryanto, menambahkan kepada ketua, pengurus dan anggota UPZ An Nur, jika melihat ada warga dalam kesusahan, segera dibantu semampu kita dengan amanah atas dana ZIS masyarakat yang dipercayakan kepada kita, sesuai dengan visi misi Baznas. Pastikan UPZ An Nur selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan," Imbuhnya.

Dikesempatan itu, Ketua UPZ An Nur Asmah Aisiyah, menjelaskan UPZ merupakan kepanjangan tangan dari Baznas Kabupaten Banyumas dengan Surat keputusan (SK) dari Baznas Nomor : 04.01/SK.BAZNAS-BMS/I/2024, tertanggal 16 Januari 2024,

SK UPZ, kami terima pada saat acara Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS ke-23 tahun 2024, yang bertajuk “Nikmatnya Berzakat, Tentram Muzaki, Bahagianya Mustahik”, diserahkan oleh Pj Bupati Banyumas Hanung Cahyo Saputro, diterima Ketua UPZ Mushola An Nur, jelasnya

Diakhir Kegiatan, Bendahara UPZ An Nur Sri Wakhyuni, didampingi Relawan Perisai BPJamsotek, juga melaksanakan sosialisasi Program Perlindungan Pekerja Informal atau disebut juga bukan penerima upah (BPU) kepada keluarga korban, dan juga kepada salah satu ketua RT di lingkungan sekretariat UPZ Mushola An Nur, perihal visi misi, manfaat, prosedur pendaftaran yang praktis, sayarat dan ketentuan peserta Perisai BPJS Ketenagakerjaan, kata Sri Wakhyuni.

Keagenan Perisai merupakan upaya BPJS Ketenagakerjaan atau lebih terkenal BPJamsostek, untuk meningkatkan kepesertaan semua pekerja bukan penerima upah (BPU), seperti tukang batu, tukang macul, tukang listrik, muntir, teknisi, tukang pengambil nila kelapa (nderes), pedagang di pasar, ojek, asisten rumah tangga, keamanan komplek dan sebagainya, yang akan mendapatkan perlindungan jaminan.

"Peserta BPJamsostek, dengan 2 program (JKK JKM) Rp16.800 per bulan, dan 3 program (JKK JKM JHT) Rp36.800 per bulan. Peserta saat berangkat, pulang, di tempat kerja, perjalanan dinas dan termasuk penyakit akibat kerja, akan merasa tenang, merasa aman karena sudah dikaver dan dijamin dengan JKK JKM JHT yang diikutinya," pungkas Sri Wakhyuni.

Sebelumnya, Toipah penerima bantuan, sangat senang dan bersyukur Alhamdulillah, berterima kasih atas silaturrahminya, terima kasih bantuanya, dan mendo'akan semoga UPZ An Nur semakin semangat meringankan beban masyarakat, semua pengurus dan anggota diberi umur panjang yang sehat wal'afiat, kegiatanya mendapatkan Ridlo Allah SWT, dan juga masyarakat semakin menyadari kewajibanya untuk berzakat, berinfaq, bersedekah, kata Toipah.

"Bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar Zakat, keutamaan Infaq, sedekah, tak peduli apapun profesi yang sedang dijalani. Jika ingin segera tunaikan ZIS dapat menghubungi UPZ Mushola An Nur Rejasari, Kec Purwokerto bARAT," ungkapnya

Kegiatan ditutup dengan tanya jawab, anggota keluarga korban laka lantas dan juga ketua RT pun sangat antusias dalam bertanya tentang Perisai BPJS Ketenagakerjaan, apa itu JKK, JKM dan JHT dan dijelaskan oleh Relawan Perisai BPJamsostek, Bila berminat hubungi 088806657688. 

(Djarmanto-YF2DOI)

© Copyright 2022 - JERAT HUKUM NEWS