Breaking News

Sempat Viral, Kini Meredup - Bayi Malang Yang Sempat Ditolak RS Bayu Asih Purwakarta Akhirnya Meninggal Dunia, Seberapa Besar Harus Dibayar Harga Sebuah "Nyawa"?

Dilansir dari Media Lensafakta.com,

PURWAKARTA || JERAT HUKUM NEWS

Belakangan kemarin beredar viral pemberitaan tentang seorang bayi prematur yang DITOLAK oleh rumah sakit yang berada di daerah Purwakarta, Jawa Barat, hingga akhirnya sang bayi malang tersebut meninggal dunia.

RS yang dimaksud adalah RS Bayu Asih, yang beralamatkan Jl. Veteran No.39, Nagri Kaler, Kec. Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Rumah Sakit Umum Daerah tersebut dikabarkan menolak seorang pasien bayi prematur dengan alasan ruangan penuh, sungguh hal yang sanggat miris didengan. Bukan tanpa sebab, melainkan dari investigasi tim media dilapangan KETIKA ITU, menyatakan bahwa ruangan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) di RS tersebut pada kenyataannya tidaklah penuh. 

Yang menjadi sorotan adalah, pemberitaan kemarin yang sepertinya "menggelegar" dan booming, tiba-tiba hilang begitu saja, ada  apa? rekan-rekan media yang sebelumnya bersemangat menyuarakan keadilan,  kini hilang bagai ditelan bumi. Kami tidak ingin berprasangka mengarah kepada sesuatu hal, namun pada kenyataannya memang demikian, pemberitaan yang tadinya ramai, kini tak terdengar lagi.

Dalam Pasal 32 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan (“UU Kesehatan”) dijelaskan, rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan DILARANG MENOLAK pasien dalam keadaan darurat serta wajib memberikan pelayanan untuk menyelamatkan nyawa pasien, TANPA MEMINTA UANG MUKA TERLEBIH DAHULU. Jadi JELAS SEKALI UU telah mengatur tentang itu, UU kesehatan yang SEHARUSNYA DIKETAHUI OLEH SELURUH PEKERJA MEDIS, terlebih-lebih managemen rumah sakit. Kok bisa pihak RS "tiba-tiba"  AMNESIA? 

Saya selaku Pemimpin Redaksi lensafakta.com menyatakan sikap MENGUTUK KERAS kejadian yang terjadi pada bayi malang tersebut, oleh karenanya saya meminta kepada pihak-pihak terkait agar lebih memperhatikan terkait hal ini. 

Ingat, buka MATA dan nurani kalian WAHAI tuan-tuan berdasi PEJABAT NEGRI, PEGAWAI RUMAH SAKIT & INSTANSI TERKAIT--- KENAPA KEJADIAN SEPERTI INI TERUS MENERUS TERULANG???  HEY TUAN, ini nyawa MANUSIA, bukan HEWAN, lantas mau "dibayar" dengan apa??!!!

Narasi oleh :

Rendy Rahmantha Yusri, A. Md

(Pemimpin Redaksi Lensafakta.com)

(Red)

© Copyright 2022 - JERAT HUKUM NEWS