Breaking News

Griya Satria Bantarsoka Berduka, Satu Tokoh Masyarakat Meninggal Dunia

BANYUMAS || JERAT HUKUM NEWS 

Innalillahi wainna illaihi roji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah, Beny Edhi Susanto, salah satu tokoh masyarakat Perumahan Griya Satria Bantarsoka, Kec Purwokerto Barat, Kab Banyumas, Jawa Tengah. Alamrhum merupakan Muzakki dan Munfiq UPZ Mushola An Nur Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat.

Beny Edhi Susanto meninggal dunia Senin (20/05/2024) pukul 12:06 WIB, di salah satu rumah sakit di kota Purwokerto, dalam rangka ikhtiar medis untuk kesehatanya.

Almarhum telah dimakamkan di TPU Makan Kemiri Bantarsoka, pada hari yang sama jam 16:00 Wib, berdampingan dengan pusaran almarhum putra kesayangnya, dan lokasi makam berjarak 300 meter diselatan rumah duka. Yang sebelumnya dilaksanakan sholat jenasah di Masjid Baiturrohim dengan ratusan jama'ah yang ikut mensholatinya.

Beny Edhi Susanto tutup usia dalam usia 61 tahun, meninggalkan 1 istri, 1 anak putri, 1 anak menantu, 1 cucu laki-laki, dan 10 bulan yang lalu 1 anak-laki kesayangnya telah mendahului meninggal dunia.

Kepala Kelurahan Bantarsoka Suprapti, Ketua RW 010 Ust Machfulyono, Ketua RW 009, Ketua RW 011, Beserta ketua RT dan jajaran pengurus RT serta warga, ketua PKK, ketua Dawis, Ketua Takmir Masjid Baiturrohi dan Jajaran pengurus dan jama'ah, menyampaikan ucapan turut berduka cita yang mendalam atas tutup usianya Beny Edhi Susanto.

"Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Atas nama pribadi, keluarga, dan keluarga besar Perumahan Griya Satria Bantarsoka, Purwokerto Barat, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga husnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan sabar, tabah, kuat dan ikhlas dalam menerima cobaan ini. Aamin ya Allah," ungkap Suprapti

Kepada Ibu Benny dan keluarga yang ditinggalkan almarhum, Ust Machfulyono, juga berharap agar sabar, tabah, kuat dan ikhlas menerima cobaan, meskipun teramat berat karena kehilangan orang yang disayangi dan dicintai untuk selamanya.

Ust Machfulyono, mengajak seluruh keluarga besar RW 010 khususnya dan masyarakat Perum Griya Satria Bantarsoka, untuk sama-sama mendo'akan, agar almarhum diampuni segala salah, khilaf dan dosanya.

"Mari kita do'akan semoga segala amal ibadahnya diterima. Salah, khilaf dan dosa selama hidupnya diampuni, serta ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah SWT," doa Ust Machfulyono.

Rangkaia upaca dan doa pemberangkatan almarhum ke tempat perisitirahataan terakhir, dipimpin oleh Kayim Hilman Bantarsoka, dari teras Masjid Baiturrohim ke TPU.

Untuk diketahui, Masyarakat Perum Griya Satria baik yang tua, yang muda dan anak-anak pun sangat merasa kehilangan, dan ada satu anak yang rumahnya beda RT dengan almarhum, pun terus meneteskan air matanya dan terus menemani dengan memegangi keranda, sambil berdoa dan membacakan ayat kursi berulang kali, saat Kayim Hilman Bantarsoka menemuai daa bertanya, kenapa adik menangis dan terus menemani alamarhum, adik cucunya, dijawabnya dengan polosnya saya bukan cucunya, dan Pak Benny itu orangnya baik dan sayang kepada anak-anak di Perumahan. 

(Djarmanto-YF2DOI)

© Copyright 2022 - JERAT HUKUM NEWS